Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi
Welcome to My Blog!
Hadis al – Bukhari
Orang terkuat bukanlah pegulat. Tapi, orang yang bisa mengontrol dirinya saat marah.
Ibnu Taymiyyah
Jangan terlalu bergantung pada siapapun di dunia ini. Karena bayanganmu saja akan meninggalkanmu di saat gelap.
Ali bin Abi Thalib
Jangan mengharapkan persahabatan dari mereka yang tak mengharapkan bersahabat denganmu.
Imaam Ibn-ul-Qayyim
Perbuatan baik tanpa disertai ketulusan sama seperti menambahkan kotoran ke dalam air dan memanggulnya. Terasa memberatkan dan tidak memberi manfaat apapun pada yang memikulnya.
Kamis, 25 Juni 2020
Kamis, 21 Mei 2020
VC8. POSTEST BACKUP & RECOVERY DATA
Mei 21, 2020
No comments
RDBMS
memiliki komponen yang digunakan untuk mengembalikan Basis Data ke kondisi yang
benar (Consistent State) Jika Terjadi System Failure (Kegagalan Sistem)
1.
Jelaskan apa saja penyebab kegagalan
system dalam sebuah system yang memungkinkan mengganggu konsistensi data
Jawab
:
Penyebab
kegagalan pengembangan sistem :
•
Kurangnya penyesuaian pengembangan sistem
•
Kelalaian menetapkan kebutuhan pemakai dan
melibatkan pemakai
•
Kurang sempurnanya evaluasi kualitas dan
analisis biaya
•
Adanya kerusakan dan kesalahan rancangan
•
Penggunaan teknologi komputer dan
perangkat lunak yg tidak direncanakan dan pemasangan teknologi tidak sesuai
•
Pengembangan sistem yang tidak dapat
dipelihara
•
Implementasi yang direncanakan
dilaksanakan kurang baik
Penyebab
kegagalan sistem :
•
physical disasters : bencana fisik yg
natural, seperti kebakaran, air bah, gempa
•
Carelessness / human error : Kekurang
telitian atau kerusakan pada data atau fasilitas yg tidak disengaja disebabkan
oleh operator atau pengguna
•
Sabotase, kerusakan pada data, fasilitas
perangkat lunak & keras yg disengaja
•
System Crash (Kerusakan Sistem) : Akibat
Kesalahan Pada Perangkat Keras Atau Lunak, Menyebabkan Kehilangan Memori Utama
•
Media Failure (Kegagalan Pada Media),
Seperti Media Tidak Dapat Dibaca, Menyebabkan Kehilangan Sebagian Dari
Penyimpanan Sekunder
•
Application Software Error (Kesalahan Pada
Perangkat Lunak Aplikasi, Seperti Kesalahan Logika Yg Mengakses Data Base
Menyebab Kan Satu Atau Lebih Transaksi Mengalami Kegagalan, Basis Data Menjadi
Tdk Konsisten)
2.
Kegagalan system juga bisa mengakibatkan
kerusakan pada system, jelaskan jenis kerusakan akibat kegagalan system dan
bagaimana untuk mengatasinya
Jawab
:
Jenis
Kerusakan :
1. Kegagalan Transaksi (Transaction Error)
A. Kesalahan Logika (Logical Error)
Input Salah, Data Not Found, Overflow, Memori Habis
B. Kesalahan Sistem (System Error)
Deadlock
2.
Kerusakan Sistem (System Crash)
Hardware Macet (Hang), Data Pada Memori Sementara Hilang
3.
Kerusakan Pada Disk (Disk Failure)
Bad Sector / Disk Macet Pada Saat Operasi
I/O
Fasilitas
Recovery pada DBMS :
•
Mekanisme Backup
Melakukan Backup Secara Periodik Terhadap
Data Base Yg Ada
•
Fasilitas Logging
Mencatat Transaksi Dan Perubahan-perubahan Yang Terjadi Terhadap
Data Base. DBMS Memelihara
File Khusus Yang
Disebut Log (Journal)
Yang Menyediakan Informasi Mengenai
Seluruh Perubahan Yang
Terjadi Pada Data Base.
•
Fasilitas Checkpoint
Mengizinkan Update
Terhadap Data Base Yang
Akan Menjadi Data Base
Yang Permanen
•
Manager Recovery
Mengizinkan Sistem
Untuk Menyimpan Kembali Data Base
Ke Keadaan Sebelum
Terjadi Kegagalan
3.
RDMBS menyediakan beberapa fasilitas
recovery data antara lain mekanisme backup, fasilitas loging, chekpoint,
dan manager recovery. Jelaskan konsep recovery yang dapat dipilih atau
digunakan pada saat kegagalan transaksi
Jawab
:
•
Defferred (menunda update), update
tidak dilakukan secara langsung pada database, tetapi update dilakukan setelah
transaksi menyelesaikan eksekusinya dengan sukses dan mencapai titik commit.
Sebelum mencapai commit semua transaksi yang di update disimpan pada
buffer local. Hanya dicatat pada system log dan transaction
workspace. Setelah transaksi commit dan log sudah dituliskan ke disk,
maka update dituliskan ke database.
•
Immediate Update (segera update),
update dilakukan langsung pada database tanpa menunggu transaksi mencapai titik
commit. Operasi tetap harus dituliskan ke log (pada disk) sebelum update
dilakukan pada database ➝ Write-ahead
Logging Protocol. Langkah-langkah teknik immediate update dengan algoritma
UNDO/NO-REDO adalah:
•
Ketika transaksi mulai, tulis sebuah record
START ke log file.
•
Setiap operasi transaksi diterima, log
record berisi data yg relevan akan ditambahkan ke dalam log file.
•
Temporary database akan meng-copy blok
database yang mengandung data yang diperlukan bila blok tersebut belum ada.
•
Jalankan operasi transaksi terhadap blok
database dalam temporary database.
•
Langsung salin kembali blok database yang
telah termodifikasi dari temporary database ke database.
• Ketika
transaksi commit, semua modifikasi terhadap database, diselesaikan
sebelum COMMIT TRANSACTION ditambahkan ke log file.
VC8. PRE TEST BACKUP & RECOVERY DATA
Mei 21, 2020
No comments
1.
Mengapa backup juga perlu diterapkan
dalam basis data?
Jawab :
Backup memiliki dua tujuan. Tujuan utama adalah untuk mengembalikan data
apabila data tersebut hilang, baik karena terhapus atau karena
rusak (corrupt). Tujuan kedua adalah untuk mengembalikan data ke titik
tertentu pada masa lalu. Karena fungsinya, proses backup mengharuskan pengguna
menggandakan data.
2.
Bilamana Recovery data dilaksanakan
Jawab :
Recovery data adalah suatu proses pemulihan sistem yang bermasalah
agar bisa pulih seperti sedia kala. Recovery pada komputer dilakukan
akibat adanya serangan virus yang menyerang sistem komputer dan menimbulkan
kerusakan yang cukup parah. Recovery data sangat tepat dipakai bagi
Anda yang tidak memiliki aplikasi antivirus pada sistem komputer. Melakukan
proses recovery data ini dijamin sangat efektif dalam mengembalikan
sistem yang error bahkan yang terjangkit virus karena tidak dapat ditangani
antivirus. Recovery data juga dapat memulihkan berbagai data yang ada
di media penyimpanan seperti hardisk, flashdisk, memory card, kamera
digital dan lain-lainnya
3.
Apa peranan DBA dalam proses Backup dan Recovery
data?
Jawab :
·
Mekanisme Backup
Melakukan backup secara periodik terhadap Database yang ada.
·
Fasilitas Logging
Mencatat transaksi dan perubahan-perubahan
yang terjadi terhadap Database.
DBMS memelihara file khusus yang disebut Log
(Journal) yang menyediakan informasi
mengenai seluruh perubahan
yang terjadi pada Database.
·
Fasilitas Checkpoint
Mengizinkan update terhadap
Database yang akan menjadi Database
yang permanen.
·
Manager Recovery
Mengizinkan sistem untuk
menyimpan kembali Database ke keadaan sebelum
terjadi kegagalan
Senin, 04 Mei 2020
VC7. POSTEST MASALAH KONKURENSI
Mei 04, 2020
No comments
Cara untuk menjaga
konsistensi basis data untuk transaksi yang dilakukan secara bersamaan
(konkunren) dengan mekanisme SERIALIZABILITY
a. Jelaskan
2 metode untuk menjamin SERIALIZABILITY
METODE UNTUK
MENJAMIN SERIALIZABILITY
1. LOCKING
· Prosedur untuk mengontrol pengaksesan data secara
konkuren.
· Apabila satu transaksi mengakses basis data, suatu
lock (kunci) akan menolak pengaksesan transaksi lain utk mencegah modifikasi yg
tidak benar
VC7. PRE TEST MASALAH KONKURENSI
Mei 04, 2020
No comments
Terdapat beberapa masalah
umum yang muncul pada konkurensi yaitu:
· Lost
update problem (Masalah hilangnya data yang diupdate).
· Uncommited
dependency problem / dirty real (Masalah kebergantungan terhadap transaksi
yang belum commit).
· Inconsistent
anaisys problem (masalah analisa yang tidak konsisten).
Jelaskan ke 3 masalah
tersebut secara singkat!
Jumat, 01 Mei 2020
VC6. POSTEST PENGONTROLAN KONKURENSI
Mei 01, 2020
No comments
a. Jelaskan
outcome dari transaksi dan berikan contoh nya
Jawab :
1. COMMIT
Jika operasi berjalan sukses, maka transaksi
disebut commited , basis data mencapai kondisi konsisten yg baru.
Contoh :
INSERT
INTO departments
VALUES (290, ‘Corporate
Tax’, NULL, 1700);
COMMIT;
VC6. PRE TEST PENGONTROLAN KONKURENSI
Mei 01, 2020
No comments
1.
Apa yang anda pahami tentang konkurensi?
Jawab :
Konkurensi merupakan
landasan umum perancangan sistem operasi. Proses-proses disebut konkuren jika
proses-proses berada pada saat yang sama. Dikatakan sebagai landasan umum
perancangan sistem operasi karena dalam menciptakan suatu sistem operasi,
sistem operasi tersebut umumnya harus bisa menjalankan beberapa proses (lebih
dari satu proses) pada saat yang bersamaan.








